Pengertian & Istilah Perjanjian Internasional dan Contohnya

Istilah perjanjian internasional dan contohnya – perjanjian internasional pastinya ada bermacam istilah-istilah, diaman istilah tersebut bisa berasal dalam bahasa asing maupun istilah yang sudah di terjemahkan kedalam bahasa indonesia, hal-hal yang berhubungan dengan perjanjuian internasional serta bentuk perjanjian internasional.

Istilah Perjanjian Internasional dan Contohnya
perjanjian internasional

Pengertian Perjanjian Internasional

Terdapat banyak proses yang dilalui sebagai syarat membuat sebuah perjanjian internasional, sebagai cara negara untuk membatasi hubungan tersebut dalam sebuah jalinan hubungan internasional, mari kita simak pengertian perjanjian internasiona menurut ahli.

Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multilateral. Subjek-subjek hukum internasional dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional juga negara-negara. – G. Schwarzenberger

Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antarnegara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. – Oppenheimer-Leuterpacht

Istilah Perjanjian Internasional dan Contohnya

 Setelah mengetahui pengertian perjanjian internasional, mari kita simak istilah-istilah apa saja yang terdapat dalam perjanjian internasional.

Konvensi (Convention)
Adalah pesetujuan formal yang bersifat multilateral, dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones).

Contohnya: Konvensi Jenewa, dll.

Trakat (Treaty)
Yaitu perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua Negara atau lebih. Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi.

Contohnya: Treaty Banning Nuclear Weapon Tests in the Atmosphere

Persetujuan (Agreement)
Merupakan perjanjian yang bersifat teknis atau administratif. Agreement tidak diartikan karena sifatnya tidak seresmi trakat dan konvensi.

Contohnya: Agreement Between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Commonwealth of Australia.

Baik, itu saja postingan pada kesempatan kali ini mengenai Istilah Perjanjian Internasional dan Contohnya, semoga dapat bermanfaat bagi sahabat dan para pelajar semua. Terimakasih telah berkunjung, jangan lupa tinggalkan komentar, like dan share jika berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *